Gloomy Morning, Suddenly…

Standar

Depok, early morning (Nov,2nd 2013 – 05.52)

Pagi yang gloomy, aneh, dan entahlah. Karena memang sulit untuk mendefinisikannya. Emh, saya bangun terlalu pagi kali ya, and nothing to do.. jadi mungkin karenanya semua yang muncul bernama “kenangan” itu menari-nari jelas di 60 menit pertama pasca sholat shubuh tadi.

Ada banyak hal yang membawa bahagia kala itu. Bahagia karena merasa terperhatikan, disayang, dicintai, dikasihi dan dihujani dengan kebaikan-kebaikan orang lain. Saya pun heran kenapa semua itu muncul tiba-tiba pagi ini.

Kangen?em.. bukan..bukan itu. Saya hanya terkadang tak mengerti dengan pertengkaran-pertengkaran yang muncul kala itu. Apa saat itu saya terlalu terburu-buru memutuskan sesuatu dan kemudian sekarang saya menyesalinya? (Namun saat itu tak ada pilihan lain #pembelaan)

Tidak, saya bukan sedang menyesali sesuatu. Karena sebelum memutuskan suatu hal penting, saya akan memikirkan kebaikan dan keburukan apa yang nantinya menjadi risiko dari keputusan-keputusan saya. Lantas, apa sebenarnya yang ada dipikiran?

Begini, terkadang saya merasa saya cukup pantas untuk seseorang, namun saat ada kendala datang dan saya tak lagi mampu menunggu, maka saya pun memutuskan untuk segera mengakhiri benang kusut yang akan semakin kusut bila tak segera di potong. Yea, kisah itu memang sudah lama, dua-tiga tahun lalu. Saat dimana saya menemukan seseorang yang menawarkan perban untuk mengobati luka-luka saya (Luka hati.red). Memang tidak mudah kembali menemukan sosok seperti itu, yang sangat match dengan kepribadian yang saya miliki.

Dan saya tahu, dunia saya dan dunia nya pun kini sudah sangat berbeda. Meski tanpa komunikasi, tanpa bertemu dan berinteraksi langsung saya tahu itu. Seseorang itu telah memiliki dunia nya sendiri yang cukup saya yakini itu pun jadi salah satu akibat keputusan-keputusan saya dulu. Karena saat itu, jika tak segera memotong benang yang sudah kusut dengan tiga warna dan tiga jenis berlainan di dalamnya itu, lama-kelamaan salah satu dari benang itu pun akan terpotong karena gesekan-gesekan. Dan sebelum itu terjadi, saya memutuskan untuk memotong utas benang milik saya dan kembali menyimpannya di tempat yang baik.

Runyam ya? Tidak mengerti? Memang ini bukan untuk kamu pahami (#senyum). Sudahlah lebih dari cukup selama ini kamu semua (readers) baik yang kenal/ tidak kenal dengan saya mau mendengar cerita-cerita saya lewat diary digital saya ini.

Actually I really wanna know who are you all up there? May I? ‘Cz contacting me is easier for you. Right? but I found so much difficulty in reaching you all, my readers.. Sometimes I would say that one of you is him/her/him/her or..blablabla.. cz I Only know from where you whom landed in my blog and I Just guessing randomly.. Not really hope but I’m pretty sure once/twice “the you” who landed in my blog had been have a close relationship (as the special one/ best-close friend) with me back then, hadn’t you?! Smirk. Just tell and show up 4 me  ^_^

1016443_662957843714960_553619248_n

Have a nice weekend,

Warmest Regards,

Dhienz UPS^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s